|

Ini Pertimbangan Hakim Memvonis Jessica 20 Tahun

Tangisan Jessica Kumala Wongso saat membacakan nota pembelaan dalam persidangan beberapa waktu lalu, oleh majelis hakim, dianggap sandiwara. Anggota majelis hakim, Binsar Gultom, menyebutkan alasannya berkata seperti itu.
Menurut Binsar, terdakwa pembunuh Wayan Mirna Salihin itu memanfaatkan isak tangis dengan memakai kacamata ketika membaca nota pembelaan.

Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Jessica Kumala Wongso bersalah atas kematian Wayan Mirna Salihin. Hakim menyatakan Jessica terbukti melakukan tahapan pembunuhan berencana sesuai pasal 340 KUHP.

“Memutus terdakwa dihukum 20 tahun penjara,” kata Hakim Kisworo hari ini, Kamis, 27 Oktober 2016. Vonis ini sesuai dengan tuntutan jaksa yang bahwa Jessica melakukan perbuatan merampas nyawa orang lain secara sengaja dan berencana.

Berdasarkan penjelasan hakim, fakta persidangan menunjukkan Jessica adalah orang yang paling memiliki kesempatan untuk memasukkan racun sianida ke dalam es kopi Vietnam. Selama sekitar 55 menit, es kopi tersebut berada dalam penguasaan Jessica yang lebih dulu datang ke Kafe Olivier dan memesankan minuman.

Hal tersebut bisa terbukti dalam rekaman CCTV dan keterangan saksi para pegawai Kafe Olivier. Es kopi Vietnam yang dipesan Jessica diantarkan oleh saksi Agus Triono selaku runner ke meja 54 pada pukul 16.23 WIB. Sedangkan korban Mirna dan saksi Boon Hani Juwita baru tiba di kafe pada 17.18.

Pada rentang itu, diyakini Jessica memasukkan racun sianida ke dalam es kopi Vietnam yang sudah disajikan. Hingga pada akhirnya, pada pukul 17.19 WIB, Mirna meminum es kopi beracun tersebut dan tumbang.

Hakim Kisworo juga mengatakan perbuatan Jessica tersebut memenuhi unsur kesengajaan. “Terdakwa sengaja terus menghubungi korban untuk mengajak bertemu,” kata dia.

Hal tersebut dapat terlihat dari transkrip percakapan antara Jessica dan Mirna, dimana Jessica meminta korban membuatkan grup Whatsapp untuk merancang pertemuan. Pada hari kejadian, Jessica juga terus menerus bertanya tentang minuman yang diinginkan Mirna. Terdakwa juga langsung menghubungi korban saat pulang ke Indonesia.

Jessica juga dianggap memenuhi unsur perencanaan. Hal ini terlihat dari keputusan Jessica yang langsung memutuskan pulang ke Indonesia dan berniat langsung menemui Mirna.

Kepulangan tersebut, dinilai hakim dilakukan Jessica untuk membalas dendam sakit hatinya kepada Mirna. “Korban pernah menyarankan terdakwa untuk putus dengan pacarnya, Patrick,” kata hakim Kisworo.

Sakit hati Jessica terhadap Mirna makin besar saat melihat kemesraan Mirna dan Arief saat mereka makan malam bersama. Sedangkan terdakwa memiliki banyak masalah, mulai dari pekerjaan sampai cintanya.

Jessica juga terus menerus mengajak Mirna untuk bertemu. Pada hari kejadian, Jessica juga datang lebih awal dan terus menerus menanyakan  posisi Mirna. “Nampak dari percakapan di grup Whatsapp mereka,” ujar Kisworo.

Menanggali putusan tersebut, Jessica mengaku tak terima. “Saya tak terima. Ini tidak adil,” kata dia. Dia dan tim pengacaranya sepakat untuk mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.

Keluarga Mirna bersuka cita atas keputusan vonis hakim. Suami Mirna, Arief Sumarko, menilai dari awal bahwa Jessica adalah pelaku perbuatan keji pembunuhan terhadap istrinya. “Meskipun menurut kami, hukuman itu sebenarnya tak pantas,” kata Arief. (Tempo)

Posted by on Oct 27 2016. Filed under Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

2 Comments for “Ini Pertimbangan Hakim Memvonis Jessica 20 Tahun”

  1. tidak pernah lupa untuk saling mengingatkan, terus berbagi dengan sesama dan memberi manfaat untuk yang lain.

  2. kebersamaan untuk saling berbagi ilmu, sprt blog anda yg memberi ilmu dan faedah buat org lain dan sesama.

Leave a Reply to dompet kulit pari

Recently Commented

  • dompet kulit pari murah: kebersamaan untuk saling berbagi ilmu, sprt blog anda yg memberi ilmu dan faedah buat org...
  • dompet kulit ikan pari: wah artikelnya menggugah selera nih..bagus banget, sangat memotivasi dan menginspirasi
  • dompet kulit pari: tidak pernah lupa untuk saling mengingatkan, terus berbagi dengan sesama dan memberi manfaat untuk...
  • penyamakan kulit pari: Saya terkagum membaca artikel ini karena setelah membaca artikel ini pikiran saya menjadi...